Cara Mengatasi Kutu Beras dengan Bahan Alami dan Suhu Ekstrem yang Terbukti Ampuh

Apakah beras berkutu masih aman untuk dimasak dan dikonsumsi?

Jika jumlah kutu sedikit, beras umumnya masih aman asalkan dicuci berkali-kali dan dimasak sampai matang, karena kutu beras tidak menggigit maupun membawa penyakit. Don Schaffner, ahli mikrobiologi pangan dari Universitas Rutgers, dikutip dari EatOrToss menyatakan, “Serangga itu kemungkinan tidak akan menambah beban mikroba pada beras secara signifikan melebihi yang sudah ada.” Namun, bila beras berbau apek, berjamur, atau kutunya sangat banyak, sebaiknya dibuang.

Apa penyebab beras cepat berkutu meski baru dibeli?

Kutu beras kerap berasal dari telur yang sudah menempel sejak beras masih berupa padi di sawah atau selama penyimpanan di gudang. Telur berukuran sangat kecil ini menetas saat kondisi hangat dan lembap, ditambah wadah yang kurang bersih serta beras yang disimpan terlalu lama.

Apakah kutu beras bisa hilang hanya dengan dijemur?

Menjemur beras memang membuat kutu dewasa keluar karena mereka tidak tahan panas, tetapi cara ini belum tentu mematikan seluruh telur dan larva yang tersembunyi di dalam butiran. Agar tuntas, kombinasikan penjemuran dengan pembekuan di freezer dan penyimpanan dalam wadah kedap udara.

Dengan memadukan bahan alami, perlakuan suhu, pembersihan dapur, serta penyimpanan yang tepat, kutu beras dapat diatasi sekaligus dicegah datang lagi. Sisihkan waktu memeriksa stok beras secara berkala agar hama tidak sempat berkembang, sehingga nasi yang tersaji selalu bersih dan pulen. Sebagai catatan tambahan, daun pengusir kutu seperti daun salam ternyata juga menyimpan khasiat air rebusan daun salam bagi kesehatan.

More From Author

4 Trik Mengolah Kecombrang agar Aromanya Tetap Segar dan Bebas Langu

Trik Memasak Mi Instan dengan Telur agar Kuahnya Lebih Kental dan Gurih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *