Kaldu ayam kampung dikenal memiliki cita rasa yang lebih kuat dibandingkan ayam broiler. Daging dan tulangnya menghasilkan rasa umami alami yang kaya sehingga cocok dijadikan stok masakan sehari-hari.
Bahan-Bahan 1 ekor ayam kampung ukuran besar, potong menjadi beberapa bagian 10 buah ceker ayam kampung 2 buah wortel, potong besar 1 buah bawang bombai, belah dua 10 siung bawang putih utuh 2 batang daun prei 3 batang seledri 2 batang serai, memarkan 1 ruas jahe, memarkan 1 sendok makan cuka apel (opsional) Garam secukupnya Merica secukupnya Air sekitar 2,5–3 liter Langkah-Langkah Pembuatan
1. Bersihkan Ayam dan Ceker
Cuci ayam kampung dan ceker hingga bersih. Rebus selama sekitar 5 menit untuk menghilangkan darah dan kotoran yang menempel. Buang air rebusan pertama.
2. Siapkan Panci Kaldu
Masukkan ayam, ceker, wortel, bawang bombai, bawang putih, seledri, daun prei, serai, dan jahe ke dalam panci besar.
3. Tambahkan Air
Tuangkan air hingga seluruh bahan terendam sempurna. Jika menggunakan cuka apel, tambahkan pada tahap ini untuk membantu mengekstrak mineral dan gelatin dari tulang.
4. Rebus dengan Api Kecil
Didihkan terlebih dahulu, lalu kecilkan api. Masak perlahan selama 4–6 jam. Semakin lama proses perebusan, semakin kaya rasa dan nutrisi yang larut ke dalam kaldu.
5. Buang Busa yang Muncul
Selama proses perebusan akan muncul busa di permukaan. Angkat secara berkala agar kaldu tetap bening dan tidak berbau amis.
6. Saring Kaldu
Setelah matang, saring kaldu menggunakan saringan halus. Pisahkan tulang dan sayuran.
7. Simpan dengan Benar
Kaldu dapat disimpan dalam kulkas selama 3–5 hari atau dibekukan hingga beberapa bulan menggunakan wadah kedap udara.