Rahasia Masak Tewel Agar Tidak Hitam dan tetap Terlihat Segar, Simak Resepnya

Liputan6.com, Jakarta Tewel atau nangka muda merupakan bahan sayuran yang populer di Indonesia, namun sering kali berubah warna menjadi hitam saat diolah. Mengetahui rahasia masak tewel agar tidak hitam sangat penting agar tampilan masakan tetap menarik dan menggugah selera.

Perubahan warna menjadi hitam pada tewel disebabkan oleh getah yang mengandung zat tanin dan oksidasi saat terkena udara. Dengan teknik tepat, masalah ini dapat diatasi sehingga tewel tetap berwarna putih kekuningan yang cantik.

Beberapa trik sederhana seperti penggunaan air jeruk nipis dan minyak goreng ternyata efektif mencegah tewel menghitam. Rahasia masak tewel agar tidak hitam ini mudah dipraktikkan di dapur rumah dengan bahan-bahan yang tersedia. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (28/11/2025).

Advertisement

2 dari 5 halaman

Mengapa Tewel Mudah Menghitam

Tewel atau nangka muda mengandung getah lateks yang tinggi, terutama pada bagian kulit dan daging buahnya. Getah ini mengandung senyawa tanin yang bereaksi dengan udara dan menyebabkan oksidasi, sehingga permukaan tewel berubah warna menjadi cokelat hingga hitam dalam waktu singkat.

Proses oksidasi ini terjadi ketika enzim polifenol oksidase dalam tewel bereaksi dengan oksigen di udara. Semakin lama tewel dibiarkan terbuka tanpa perlakuan khusus, semakin cepat perubahan warna terjadi dan semakin sulit untuk dikembalikan.

Tekstur getah yang lengket juga membuat tewel sulit dibersihkan dan mudah menempel di tangan, pisau, maupun peralatan masak. Getah ini tidak hanya menyebabkan perubahan warna tetapi juga dapat membuat rasa tewel menjadi pahit jika tidak ditangani dengan benar sebelum dimasak.

Advertisement

3 dari 5 halaman

Rahasia Masak tewel Agar Tidak Hitam

1. Gunakan Air Jeruk Nipis atau Cuka

Merendam tewel dalam air yang diberi perasan jeruk nipis adalah cara paling efektif mencegah oksidasi. Asam sitrat dalam jeruk nipis akan menurunkan pH air rendaman sehingga menghambat kerja enzim polifenol oksidase yang menyebabkan perubahan warna.

Cukup tambahkan 2-3 sendok makan air jeruk nipis atau cuka ke dalam satu liter air bersih. Rendam potongan tewel yang sudah dibersihkan dalam larutan ini selama 15-20 menit sebelum proses memasak dimulai, pastikan semua bagian tewel terendam sempurna.

Alternatif lain, Anda bisa menggunakan cuka putih atau cuka apel dengan takaran yang sama jika jeruk nipis tidak tersedia. Metode ini tidak hanya mencegah tewel menghitam tetapi juga membantu menghilangkan getah yang masih tersisa dan mengurangi rasa pahit pada tewel.

2. Oleskan Minyak Goreng Saat Memotong

Sebelum memotong tewel, oleskan minyak goreng pada pisau dan tangan Anda untuk mencegah getah menempel. Minyak akan membentuk lapisan pelindung yang menghalangi kontak langsung antara getah dengan kulit atau peralatan, sehingga proses pemotongan lebih mudah dan bersih.

Oleskan juga minyak goreng tipis-tipis pada permukaan tewel yang sudah dipotong sebelum direndam. Lapisan minyak ini akan melindungi permukaan tewel dari kontak dengan oksigen di udara, sehingga proses oksidasi dapat diperlambat secara signifikan.

Gunakan minyak goreng biasa atau minyak kelapa, hindari menggunakan terlalu banyak minyak karena dapat mempengaruhi rasa masakan. Setelah diolesi minyak, segera rendam tewel dalam air jeruk nipis atau langsung masukkan ke dalam air mendidih untuk proses perebusan.

3. Rebus dengan Air Garam

Merebus tewel dalam air garam adalah teknik tradisional yang terbukti ampuh mencegah perubahan warna. Garam membantu menarik getah keluar dari serat tewel sekaligus menciptakan lingkungan yang kurang kondusif bagi reaksi oksidasi.

Gunakan perbandingan 1 sendok teh garam untuk setiap liter air rebusan, rebus tewel hingga empuk dengan api sedang. Tambahkan sedikit kunyit ke dalam air rebusan untuk memberikan warna kuning alami yang cantik sekaligus menutupi sedikit perubahan warna yang mungkin terjadi.

Pastikan air rebusan dalam jumlah cukup banyak agar tewel terendam sempurna dan tidak menumpuk. Jangan tutup panci terlalu rapat saat merebus agar uap panas dapat keluar dengan baik, dan aduk sesekali agar tewel matang merata tanpa ada bagian yang menghitam.

4. Jangan Gunakan Pisau atau Peralatan Besi

Hindari menggunakan pisau atau peralatan masak dari besi atau baja biasa karena dapat mempercepat oksidasi pada tewel. Reaksi kimia antara zat tanin dalam tewel dengan logam besi akan menyebabkan noda hitam yang sulit dihilangkan.

Gunakan pisau dari bahan stainless steel berkualitas baik atau pisau keramik yang tidak reaktif terhadap asam dan tanin. Pilih juga talenan dari bahan plastik atau kayu yang sudah dibersihkan dengan baik agar tidak ada kontaminasi dari bahan lain.

Untuk wadah merendam atau merebus, pilih panci dari bahan stainless steel, enamel, atau keramik. Hindari menggunakan wajan besi atau aluminium karena dapat meninggalkan warna gelap pada tewel dan mempengaruhi cita rasa masakan secara keseluruhan.

5. Proses Cepat dan Jangan Terlalu Lama Didiamkan

Setelah tewel dipotong, segera proses untuk dimasak dan jangan biarkan terlalu lama di udara terbuka. Semakin cepat tewel direndam atau direbus setelah dipotong, semakin kecil kemungkinan tewel berubah warna menjadi hitam.

Siapkan semua bahan dan bumbu sebelum mulai memotong tewel agar proses memasak bisa dilakukan secara berkesinambungan. Jika harus menunda proses memasak, simpan tewel yang sudah dipotong dalam wadah tertutup berisi air jeruk nipis di dalam kulkas.

Tewel yang sudah direndam dalam air jeruk nipis sebaiknya segera dimasak dalam waktu maksimal 2-3 jam. Jika disimpan lebih lama, getah dapat kembali keluar dan menyebabkan perubahan warna meskipun sudah diberi perlakuan pencegahan sebelumnya.

4 dari 5 halaman

FAQ

1. Mengapa nangka muda bisa menghitam saat dimasak? Nangka muda bisa menghitam karena getah yang menempel pada permukaannya yang menyebabkan perubahan warna.

2. Bagaimana cara menghilangkan getah nangka muda? Getah nangka muda dapat dihilangkan dengan mencuci bersih potongan nangka di bawah air mengalir sambil digosok, atau merendamnya dalam air garam.

3. Bahan apa yang bisa ditambahkan saat merebus nangka muda agar tidak hitam? Anda bisa menambahkan soda kue, garam, atau daun jambu biji ke dalam air rebusan untuk menjaga warna nangka muda tetap cerah.

4. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus nangka muda hingga empuk? Nangka muda dapat direbus dalam waktu 5 hingga 7 menit dengan tambahan soda kue untuk mempercepat prosesnya.

5. Apakah soda kue aman digunakan dalam memasak nangka muda? Ya, soda kue aman digunakan dalam memasak asalkan sesuai takaran dan tidak berlebihan.

6. Mengapa nangka muda perlu disiram air dingin setelah direbus? Menyiram nangka muda dengan air dingin setelah direbus dapat menghentikan proses memasak sehingga tekstur empuknya tetap terjaga dan tidak lembek.

7. Apa manfaat kesehatan dari nangka muda? Nangka muda kaya serat untuk pencernaan, vitamin C untuk kekebalan tubuh, kalium untuk tekanan darah, dan antioksidan.

More From Author

Bumbu Kuah Fuyunghai Lengkap dengan Cara Membuatnya yang Dijamin Enak

6 Resep Sambal Lamongan ala Pecel Lele yang Legendaris, Auto Bikin Nagih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *